HARI IBU - Makna Hari Ibu

HARI IBU - Makna Hari Ibu

Hari Ibu di Indonesia jatuh pada Rabu, 22 Desember 2021. Perayaan hari Ibu ini jatuh berbeda disetiap negara, dan di Indonesia menjadi yang terakhir dari setiap negara sepanjang tahun.

Pada umumnya Hari Ibu 'Mother's Day' jatuh pada bulan Mei, seperti di Amerika  Serikat.

Menurut situs USA Mother's Day, Hari Ibu di AS dimulai oleh tokoh perempuan bernama Anna Jarvis pada 1908. Namun, Jarvis mengaku menyesal menjadi pencentus Hari Ibu.

Sebab, Jarvis melihat Hari Ibu malah menjadi ajang cari untung, seperti maraknya penjualan kartu dan bunga-bunga. Hingga kini, pemberian ucapan kartu atau bunga masih menjadi tradisi Hari Ibu di AS.

Sementara, cerita di Indonesia berbeda. Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berkata Hari Ibu di Indonesia masih terkait dengan perjuangan kemerdekaan. 

Simak kisah selengkapnya di bawah ini: 

Menurut penjelasan di situs Kementerian PPA, Hari Ibu hadir melalui keputusan Kongres Perempoean Indonesia III di Bandung pada 22 Desember 1938. Tujuan peringhatan Hari Ibu di Indonesia adalah mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. 

Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Giwo Rubianto, juga menegaskan bahwa Hari Ibu di Indonesia lebih dari sekadar "Mother's Day."

"Peringatan Hari Ibu lebih dari sekadar mother’s day. PHI adalah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan dalam berbagai sektor pembangunan untuk Indonesia maju," ujar Giwo dalam diskusi virtual bersama Kementerian PPA pada Desember 2020. 

Menurut Giwo, peringatan Hari Ibu juga menjadi kesempatan untuk mengingatkan masyarakat agar kualitas hidup dan hak perempuan bisa setara dengan laki-laki.

"Mari berkolaborasi dan bersinergi mengemban amanat para founding mothers (ibu bangsa) untuk sebaik-baiknya menjadi ibu bangsa sejati," jelasnya.


Source : Liputan6


Load comments